Sunday, September 2, 2018

Pasir Sakti


Banyak orang yang menganggap bahkan mempercayai bahwa setiap nama itu mempunyai tujuan serta arti masing masing, kalau biasanya nama itu identik dengan nama orang maka kali ini saya akan membahas arti nama dari sebuah tempat yang bernama Pasir Sakti.

Karena setiap orang memiliki pendapatnya masing masing dari tujuan deberikan nama tersebut, makan kali ini saya akan membahas arti dari nama Pasir Sakti. Saya akan mengaitkan arti nama pasir sakti ini dengan pengalaman saya selama hidup di Pasir Sakti.

Nama Pasir Sakti untuk kebanyakan orang pasti banyak sekali yang menanyakan pasirnya sakti? pasirnya bisa ngomong? pasirnya punya kekuatan? Nah pertanyaan pertanyaan itu hadir dari teman teman saya setelah saya mulai kuliah di Bandar lampung yang lokasinya jauh dari Pasir Sakti. Dan saya hanya menjawab dengan senyuman, soalnya saya juga belum mengetahui arti yang sebenarnya dari nama Pasir Sakti.

Karena tidak ada tempat yang pasti untuk menanyakan arti nama dari Pasir Sakti, maka saya akan mengartikannya menurut pandangan pribadi saya selama saya tinggal di Pasir Sakti.

"Dahulu Pasir Sakti belum seramai sekarang, sekarang sudah ada Indomart, Alfamart, cafe dan tempa tempat lain yang kekinian, nampaknya pasir sakti menurut saya begitu cepat berkembang.

Dahulu Pasir Sakti belum sepanas sekarang ini, sekarang udara di pasir sakti semakin hari semakin panas serta makin banyak polusi.

Dahulu Pasir Sakti berdiri dengan masyarakat yang saling menolong, ramah, gotong royong, rukun dan damai.

Dahulu Pasir Sakti berdiri dengan rasa toleransi yang tinggi, tidak pernah ada yang mempermasalahkan adanya perbedaan Agama, ras dan suku.

Sekarang Pasir Sakti menjadi bukan tempat yang penuh kesejukan.

Sekarang Pasir Sakti hanya menjadi ladang mencari uang dengan keegoisan.

Sekarang Pasir Sakti penuh kebohongan, ucapan janji pemimpin untuk pasir sakti selalu bertolak belakang dengan janji yang ditentukan, 100 janji hanya bisa diwujudkan 10% saja bahkan kurang.

Sekarang Pasir Sakti bukan lagi tempat yang baik untuk menyampaikan pendapat, sudah terlalu banyak orang yang merasa pintar dengan keegoisannya.

Sekarang Pasir Sakti hanya milik para penguasa dinas dan masyarakat hanya prajurit untuk menebalkan dompetnya.

Sekarang Pasir Sakti penuh dengan lubang air yang kapan pun siap menenggelamkam semua orang.

Sekarang Pasir Sakti penuh orang yang kaya kesombongan akan harta dan melupakan orang sekitarnya".

Pemerintahan sekarang hanya bukan tentang kepentingan masyarakat tetapi tentang kepentingan golongan yang bisa menebalkan dompet mereka.

Dengan uraikan kata diatas saya dapat menyimpulkan bahwa arti pasir sakti yang sesungguhnya adalah orang yang tinggal disana, orang yang tinggal disana mempunyai kekuatan untuk membangun pasir sakti atau menghancurkan pasir sakti.

Seperti hal yang semua orang tau di Pasir Sakti eksploitasi alam berjalan seakan tidak memikirkan akibat yang akan ditimbulkan, penggalian Pasir yang sempat dihentikan perlahan muncul kembali setelah amarah teredam.

Seperti hal pemerintahan yang seharusnya dapat memudahkan masyarakat dalam kepengurusan kependudukan malah menjadi ajang mencari uang dari ketidaktauan masyarakat.

Seperti halnya keramahan yang seharusnya menjadi ciri khas orang desa kini perlahan menjadi sebuah cibiran iri kepada tetangga. 

Pasir sakti bisa saja terus berkembang dengan masyarakat yang sejahtera asalkan masyarakat dapat memanfaatkan kesaktian pasir sakti dengan baik, bukan dengan keburukan. Walaupun semua orang tau kejahatan tidak akan menang melawan keburukan tapi ayolah sebarkan lebih banyak kebaikan, supaya kesaktian Pasir Sakti terkenal dengan kebaikan buka keburukan.